Selamat Datang di LEKADnews, Media Informasi dan Interaktif Kerjasama Antardaerah Kab/Kota di Indonesia. Saran dan Pesan atau Komentarnya Sebelum Meninggalkan Situs ini....Info terkait Inisiasi Regional Management Hubungi Kami di 085215497331 atau Shar ke Website NGO Lekad di www.lekad.org...KERJASAMA JADI MUDAH DAN EFEKTIF...Terima Kasih.
LEKAD Sebagai lembaga yang telah berpengalaman dalam kajian, fasilitasi, publikasi dan pelatihan dibidang kerjasama daerah sejak 2005 menawarkan Pelatihan Pedoman Dasar Perencanaan Dan Pengembangan Kerjasama Antar Daerah Kewilayahan. Pelatihan ini akan diselenggarakana pada: Hari Rabu s/d Jumat 27-29 April 2011, Bertempat di Graha Wisata Kuningan, Jl. H.R Rasuna Said Kuningan, Jakarta_ Info Silakan Kontak Wilda (081314246402) atau H.Asrul Hoesein (085215497331) Terima Kasih.

Sabtu, 02 April 2011

Pertanian Organik dan Lingkungan Hidup (2)

Aktifitas LM3 Model GMIM Nafiri Manado_dok.Rul
Pada abad ke 18, Robert Malthus pernah meramalkan bahwa pertumbuhan penyediaan pangan (pertanian) tidak bisa mengimbangi pertumbuhan permintaan akan pangan (jumlah penduduk). Dikatakan bahwa sumber pangan tumbuh menurut deret hitung sedangkan jumlah penduduk berkembang menurut deret ukur. Deret ukur lebih cepat dari deret hitung sampai pada akhirnya bertemu pada satu titik dimana pada saat itu pangan tidak akan cukup lagi untuk menopang kebutuhan hidup manusia. Namun, Malthus akhirnya gagal dalam hipotesanya karena ada faktor X yang maju kedepan, yakni inovasi teknologi. 

Road Map Pengembangan Pertanian Organik 2008–2015 (1)

Tahapan Proses Pengembangan Pertanian Organik Indonesia_dok.Rul
Pengantar RodMap Pertanian Organik Indonesia

Roadmap Pengembangan Pertanian Organik ini memuat latar belakang dikembangkannya pertanian organik di Indonesia, tujuan, sasaran dan strategi pengembangan, kebijakan serta program operasional pengembangan pertanian organik di Indonesia sampai dengan tahun 2015. (postingan roadmap ini merupakan satu kesatuan. bagi 10 judul postingan dan diolah, demi memudahkan pembaca_pen) 

Jumat, 01 April 2011

Isu Strategis Pembangunan Daerah


Tahap Pengembangan Wilayah_dok.Rul
Isu Strategis Pembangunan Daerah Yang Harus Diselesaikan 
1.  Perlu disusunnya Strategi Pengembangan Wilayah yang dapat menciptakan sinergi antarwilayah, antarsektor dan antar pelaku, sehingga dapat memberikan hasil-hasil yang efektif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan lingkungannya.
2.  Belum meratanya dukungan infrastruktur yang meliputi transportasi, ketenagalistrikan, energi, pos, telekomunikasi dan informatika, sumber daya air, perumahan, pelayanan air minum, serta penyehatan lingkungan. Pembangunan infrastruktur di masa mendatang dihadapkan pada keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah. Untuk sebagian infrastruktur, pemerintah masih bertanggungjawab terhadap pembangunan dan pemeliharaannya. Namun, penyediaan dan pembangunan beberapa jenis infrastruktur sebenarnya juga dapat dilakukan sepenuhnya oleh swasta, seperti jalan tol, bandar udara komersial, pelabuhan samudera, pembangkit tenaga listrik, dan telekomunikasi.
3.  Masih banyak daerah yang masih tertinggal pembangunannya. Masyarakat yang berada di daerah tertinggal pada umumnya masih belum banyak tersentuh oleh program pembangunan, sehingga akses terhadap pelayanan sosial, ekonomi dan politik masih sangat terbatas. Oleh karena itu, kesejahteraan kelompok masyarakat yang hidup di wilayah tertinggal memerlukan perhatian dan keberpihakan pembangunan yang besar dari pemerintah. 

Penentuan Lokasi TPA Sesuai SNI

Denah Lokasi TPA Pola Inti Plasma_dok.Rul
Pemerintah kabupaten da kota di Indonesia, selain diharapkan mampu mengoptimalisasi fungsi Tempat Pembuangan sampas Sementara (TPS) melalui partisipasi atau melibatkan langsung masyarakat khususnya yang berada di sekitar areal TPS (basis komunal). Diharapkan dalam penentuan lokasi TPA sampah, berdasarkan SNI 03-3241-1994 tentang Tata Cara Pemilihan Lokasi TPA Sampah dengan beberapa pertimbangan-pertimbangan antara lain; 
1.    TPA sampah tidak boleh berlokasi di danau, sungai dan laut;
2.    Disusun berdasarkan 3 tahapan yaitu : pertama, Tahap regional yang merupakan tahapan untuk menghasilkan peta yang berisi daerah atau tempat dalam wilayah tersebut yang terbagi menjadi beberapa zona kelayakan.  kedua, Tahap penyisih yang merupakan tahapan untuk menghasilkan satu atau dua lokasi terbaik diantara beberapa lokasi yang dipilih dari zona-zona kelayakan pada tahap regional.  Ketiga, Tahap penetapan yang merupakan tahap penentuan lokasi terpilih oleh Instansi yang berwenang.
3.    Dalam hal suatu wilayah belum bisa memenuhi tahap regional, pemilihan lokasi TPA Sampah ditentukan berdasarkan skema pemilihan lokasi TPA sampah ini dengan kriteria pemilihan lokasi TPA sampah dibagi menjadi tiga bagian ;  


Penataan Ruang Dalam Pengelolaan Persampahan.

Proses_Skema Olah Sampah Domestik_Ekonomis_dok.Rul


Proses globalisasi membawa efek yang sangat signifikan yaitu membuat dunia ini seperti seakan dalam genggaman atau tanpa batas (“borderless”), hal ini membuat keterkaitan antar negara, antar kota (antardaerah) maupun antar bangsa yang menjadi semakin erat, terjalin  dalam suatu ikatan kerjasama, bahkan sering kita mendengar adanya kerjasama antar pemerintah kota/daerah (”sister city” atau “regional management”) seperti antara Pemerintah Kota DKI Jaya dengan Pemerintah Kota Tokyo, seperti pula yang terjadi pada kerjasama antardaerah “regional management”  dan sebagainya.
Namun dari semua ini banyak program-program tersebut “stagnan” karena tidak terjadinya sinergis diantara stakeholder (terjadi ego sektoral), termasuk pula kurang terlibat “dilibatkan” unsur pengusaha “asosiasi” yang menjadi tulang punggung perekonomian. Visi misi memang ada dan bagus tapi lebih merupakan pajangan “etalase” belaka, karena belum adanya cara pandang yang sama dalam meneropong dan mengaktualisasi visi misi yang mereka buat sendiri. Semua ini sering penulis (webmaser Lekad News) katakan semua itu hanya berorientasi proyek (menghabiskan uang rakyat, hanya sekedar mencari-cari momentum mengeluarkan uang rakyat) bukan beroriantasi program (terkhusus program yang pro rakyat atau pro pengusaha).

Peta RUTR Provinsi Jawa Barat

Peta RUTR Provinsi Bangka Belitung